Mau Jadi Intrapreneur Atau Entrepreneur?

Mau Jadi Intrapreneur Atau Entrepreneur?

Jika Anda diberi kesempatan untuk memilih, apakah akan terus berkarier dengan peluang kenaikan jabatan, atau berhenti sebagai karyawan dengan sejumlah pesangon? Mana yang akan Anda pilih? Hm, jawabannya macam-macam. Subjektif dan tergantung sikon. Terkait kasus di sini, yah Anda masih punya pilihan.

Nah, misalkan yang datang bukanlah pilihan. Dalam artian, bukan tawaran untuk lanjut atau berhenti, melainkan pernyataan, “Anda diberhentikan lebih awal, kerana perusahaan terpaksa melakukannya.” Hm, apa yang Anda akan lakukan? Coba renungkan dulu sebelum menjawab.

Nah, inilah jawaban yang dianjurkan dan ajarkan, ambil itu sebagai kesempatan emas untuk transformasi, dari intrapreneur menjadi entrepreneur. Atau, dari karyawan di perusahaan A, lalu melamar dan berkarya di perusahaan B. Kedua-duanya sama baiknya. Anda akan menemukan gairah baru dan suasana baru yang membuat Anda tetap alert untuk tumbuh dan berkembang. Tak kiamat.

Percayalah, jika Anda itu orang baik dan bagus sebagai karyawan, maka akan selalu tersedia posisi dan profesi untuk Anda, baik sebagai karyawan di perusahaan lain ataupun sebagai direktur di perusahaan sendiri. Seandainya Anda dihadapkan pada kenyataan bahwa Anda harus pensiun lebih awal (pensiun dini), nah, ada baiknya mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

1. Semakin Muda Semakin Baik.

Ada semacam korelasi antara usia muda dan keberanian mengambil resiko. Semakin tua seseorang, biasanya semakin hilang semangat untuk eksplorasi dan inovasi, di mana ini sangatlah dibutuhkan dalam pengusaha terutama new comer di sebuah industri.

2.Perlu Persiapan Finansial Sejak Awal.

Maksudnya, mencukupi secara jumlah dan mumpuni secara ilmu. Sering terjadi, begitu masuk masa pensiun, maka pesangon dalam jumlah besar itu lenyap dalam sekejap. Kok bisa? Karena ia tak bisa menahan diri dan tak paham soal alokasi. Belum lagi kalau terjebak dalam investasi bodong. 

Idealnya perusahaan Anda memberikan training Masa Persiapan Pensiun atau MPP sebelum Anda pensiun. Tapi, jika tak, maka Anda harus belajar dan mempersiapkan diri. Cari buku dan training yang relevan. Tak perlu menyalah-nyalahkan perusahaan.

Menurut kebanyakan antara mereka yang tak siap secara finansial maupun emosional. Ini kan berbahaya. Padahal masa pensiun itu, suka atau tak suka, pasti datang.

NB :
Entrepreneur :  seseorang yang membawa sumber daya berupa tenaga kerja
Intrapreneur :  entrepreneur yang terjadi di dalam organisasi yang merupakan jembatan kesenjangan pasar.

Semoga Bermanfaat

Salam

Kaffah.biz